kepada untaian aksara yang berjejer rapih,
di halaman depan menyambut mata
larik-larik sajak yang kuukir,
bukan semata-mata aku menangis
adakalanya aku bosan tertawa,
jadi kuputuskan untuk merenung
dan jika kau berpikir itu semua selalu tentangmu,
kau salah besar
dan jika kau merasa aku masih ada untukmu,
kau salah besar
dan jika kau menganggap rasa ini masih sama,
kau salah besar
No comments:
Post a Comment