Semudah itu baginya untuk berubah.
Mungkin dia itu kemarau di kutub, atau balok es yang membara.
Tak akan sulit baginya untuk mencintaimu disaat bahkan tak ada cinta di hatinya.
Dialah pria yang semudah itu akan menyakitimu tanpa rasa bersalah.
Lalu setelah kau menyadari kebodohanmu dia akan menyesal dan berjanji akan memperbaiki semuanya, termasuk hatimu yang telah dia hancurkan sendiri.
Meski kenyataannya, dia sedang mencoba mempermainkanmu lagi, bahkan lebih parah.
Meski kenyataannya, dia tak pernah benar-benar mencintaimu.
Bukanlah hal yang sulit baginya untuk menghancurkanmu lagi, tanpa peduli bagaimana kau berusaha memperbaiki dirimu sendiri dahulu.
Bukanlah hal yang sulit baginya untuk mengacuhkanmu lagi, tanpa ada rasa untuk menoleh ke arahmu.
Jangan pernah sekalipun kau ingat lagi janji manisnya.
Dia hanya seorang pria, yang memang digariskan untuk sekeras itu melunakkan hati wanita yang mencoba mengeraskan hatinya sendiri, lalu menghancurkan hati wanitanya yang rapuh.
Meski berkali-kali dia katakan betapa dia mencintaimu.
No comments:
Post a Comment