Aku ingat betul bagaimana bibirmu melukis
kata-kata indah seperti kau mencintaiku
dan matamu yang tersenyum menatapku yang
telanjang bulat tanpa sehelai kain apapun
Aku ingat betul bagaimana wajauh muram
saat kau mengantarku pulang malam itu
dan aku yang bingung kehabisan kata-kata
menatapmu pergi begitu saja tanpa beban
Sunday, May 10, 2015
Semestinya Semesta Berkata Sejak Awal
Sudah kuduga semestinya pasti begini
kau hanyalah sebagian dari mereka yang
bahkan tak pernah mencintai aku sedikitpun
kecuali buah dada dan bibir manisku
Sudah kuduga semestanya pasti melarang
aku seharusnya mengacuhkan janjinya
untuk mencintaiku sebagaimana lelakiku
karena aku adalah milik orang lain
kau hanyalah sebagian dari mereka yang
bahkan tak pernah mencintai aku sedikitpun
kecuali buah dada dan bibir manisku
Sudah kuduga semestanya pasti melarang
aku seharusnya mengacuhkan janjinya
untuk mencintaiku sebagaimana lelakiku
karena aku adalah milik orang lain
Subscribe to:
Comments (Atom)