Aku ingat kedua bola mata itu
Bulat, besar, tajam, mengarah kepadaku
Seolah ada sesuatu yang ingin dia sampaikan
Kuat sekali, sungguh
Dan tanpa sengaja mataku menangkap pandangannya
Tak bisa terlepas, dan semakin melekat
Seolah ada sesuatu yang aku tangkap dari tatapannya
Kuat sekali, sungguh
Bulu kuduk disekujur tubuhku seketika merinding
Tak ada yang menyadari wanita diseberang sana
Hanya aku
Lalu aku kembali melirik ke wajah wanita itu
Aku melihatnya tersenyum, sangat lebar
Terlalu lebar, sampai melewati bingkai wajahnya
Tuesday, January 15, 2013
Tuesday, January 08, 2013
Siapalah Kau Pikir Dirimu
Hari ini ketenangan hatiku kau usik
Berani-beraninya kau datang lagi padaku, menjadi seperti biasa seolah tak ada yang pernah hilang diantara kita
Berani-beraninya kau datang lagi padaku, bertingkah seperti dulu seolah tak ada yang pernah berubah diantara kita
Berani-beraninya kau!
Lalu harus ku apakan lagi, perasaanku yang sempat memulih ini?
Ini bukan pertama kalinya kau menarik-ulur sesuatu yang mudah terputus
Sudah kesekian kalinya
Kau bermain dengan perasaanku
Perasaanku padamu yang sempat hilang ini malah kau hadirkan lagi
Hatiku yang sempat mati ini malah kau hidupkan lagi
Aku lelah harus melewati jalan yang sama berulang kali
Aku lelah harus sakit hati lagi dengan alasan yang sama berkali-kali
Aku lelah harus mengobati sakit hatiku untuk sekali lagi
Aku hanya lelah
Terlalu lelah
Berani-beraninya kau datang lagi padaku, menjadi seperti biasa seolah tak ada yang pernah hilang diantara kita
Berani-beraninya kau datang lagi padaku, bertingkah seperti dulu seolah tak ada yang pernah berubah diantara kita
Berani-beraninya kau!
Lalu harus ku apakan lagi, perasaanku yang sempat memulih ini?
Ini bukan pertama kalinya kau menarik-ulur sesuatu yang mudah terputus
Sudah kesekian kalinya
Kau bermain dengan perasaanku
Perasaanku padamu yang sempat hilang ini malah kau hadirkan lagi
Hatiku yang sempat mati ini malah kau hidupkan lagi
Aku lelah harus melewati jalan yang sama berulang kali
Aku lelah harus sakit hati lagi dengan alasan yang sama berkali-kali
Aku lelah harus mengobati sakit hatiku untuk sekali lagi
Aku hanya lelah
Terlalu lelah
Subscribe to:
Comments (Atom)